Jumat, 30 Maret 2018

Tehnik Penanaman Cabai Merah

dimasyarakat kita pada umumnya pasti sudah kenal dengan cabai, siapa yang tak pernah makan cabai, termasuk saya suka makan cabai, entah itu cabai rawit atau cabai merah, ada yang dibuat sambal dan ada juga sambal gocek..( Sambal Orang Jawa, Cabe kecil yang dipegang terus dimakan ).

apalagi harga cabai yang eggak menentu, membuat para petani kadang resah, harga cabe turun biaya perawatan cabai yang cukup tinggi, Harga pestisida juga tinggi, diharapkan harga cabai kedepan bisa lebih mendukung petani cabai umumnya, .. oke.., langsung saja kita ke intinya bagaimana cara menanam cabai yang baik, sampai panen..

I. Cara Menanam Cabai
   

 1. Pemilihan Jenis Variatas Benih
     Pemilihan Jenis benih yang akan ditanam sangatlah penting, karna Variatas benih yang bagus sangat dibutuhkan, karna buah yang akan dihasilkan sebagian besar ditentukan oleh variatas unggul. oleh karna itu klau boleh saya sarankan pakailah benih yang belabel F1.


2. Penyemaian Benih Cabai
Tujuan penyemaian benih adalah menghindari atau meminimalisir kematian bibit tanaman dan efektifitas penggunaan benih. Bayangkan berapa banyak benih yang mati atau dimakan serangga jika ditanam langsung tanpa disemai terlebih dahulu. Penanaman benih secara langsung menyulitkan kita dalam hal pengontrolan serangan serangga, sehingga akan menghabiskan banyak benih karena kemungkinan sering melakukan penyulaman dan dalam jumlah yang banyak. Dengan penyemaian hal-hal tersebut bisa dihindari, karena dengan tempat terbatas memudahkan kita mengontrol dan mencegah serangan serangga.

1. Siapkan media semai yang sudah didinginkan 
2. Sediakan polybag ukuran 6 x 8 cm, lubangi bagian bawah polybag untuk drainase,
3. Isi polybag dengan media semai,
4. Susun polybag sesuai selera, kemudian siram dengan air,
5. Rendam benih dengan air hangat kuku selama 3 – 4 jam kemudian tiriskan. Untuk mempercepat proses perkecambahan tambahkan ZPT secukupnya atau bisa juga menggunakan larutan bawang merah,
6. Setelah ditiriskan, masukkan benih satu persatu kepolybag (1 polybag 1 benih),
7. Tutup dengan tanah halus yang sudah diayak. jangan terlalu tebal, sebab akan menghambat pertumbuhan benih,
8. Semprot dengan insektisida untuk mencegah gangguan semut dan serangga lainnya,
9. Setelah itu tutup dengan mulsa plastik selama -/+ 7 hari atau sampai benih tumbuh,
10. Cek kelembaban setiap hari, jika kering semprot dengan air,
11. Biasanya benih akan tumbuh serentak di hari ke – 6 atau ke – 7. Jika sudah tumbuh setidaknya 70% buka mulsa penutup dan buat para-para sebagai naungan.

3. Penyiapan Lahan yang akan ditanam Cabai







  • Sambil menunggu bibit cabenya jadi, kita siapkan dulu lahan yang akan digunakan untuk menanam cabe.
  • Bersihkan lahan yang akan digunakan untuk menanam cabe dari gulma atau rumput liar.
  • Gemburkan tanah dan beri pupuk kandang.
  • Buat bedengan dengan lebar sekita 1 meter sampai 1,5 meter. Ketinggian bedengan 30 cm dan jarak antar bedengan 30 sampai 40 cm.
  • Buat lubang dengan jarak antar lubang 40 sampai 60 cm.
  • Nah, lahan siap digunakan untuk menanam cabe.
4. PENANAMAN CABAI

  1. Ambil bibit dari persemaian yang memiliki 4 ( empat ) daun, dan dalam keaadaan baik.
  2. masukkan bibit kedalam lubang dilahan yang telah di siapkan.
  3. tutup kembali lubang dengan tanah atau dengan pupuk kandang ( Kompos )
  4. siram tanaman cabai setiap hari jika tidak ada hujan.
  
5. PEMUPUKAN TANAMAN CABAI
      Pemberian pupuk dilakukan secara bertahap, Pemupukan pertama pupuk kandang dan TST diberikan dengan cara disebar, setelah tanaman tumbuh umur  10 Hr diberikan pupuk lagi Urea, ZA dan Kcl, Pemupukan yang sama diberikan pada bulan ke tiga

6. PERAWATAN TANAMAN CABAI





   Perawatan Tanaman cabe ini perlu perhatian khusus terhadap perkembangan dan pertumbuhannya.


  1. memotong Cabang - cabang tanaman yang layu dan mati.
  2. Memangkas dan membersihkan tanaman cabai dari daun daun  yang kering atau daun yang mati -
      biasanya ada pada pangkal batang.
  3. Memangkas tunas - tunas susulan. ( jangan ada rasa sayang ), disini perlu ditegaskan bahwa  
      tujuan kita menanam cabai bukan untuk sekedar melihat rimbunnya atau suburnya tanaman tetapi
      mendapatkan buah yang lebat dan rimbun.
 4. Memberikan penopang ( Sangga ) untuk membantu tanaman cabai tetap berdiri tegak. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tehnik Penanaman Cabai Merah

dimasyarakat kita pada umumnya pasti sudah kenal dengan cabai, siapa yang tak pernah makan cabai, termasuk saya suka makan cabai, entah itu ...